Tulus
Berbagai fenomena di negeri ini teru bermunculan. Mulai dari pembungkaman rakyat dengan dihapuskan mural kritik kepada pemerintah hingga tak ke-alpha-an solusi atas penderitaan rakyat, terutama di tengah Pandemi. Belum lagi kiya lihat fenomena pemerintah yang sibuk dengan pencitraan. Bahkan saya sendiri muak melihat ini. Beberapa waktu lalu, saya mengikuti beberapa pejabat negara di Instagram. Sering sekali lewat dibranda saya status para pejabat tinggi negara. Yang mengherankan semua statusnya adalah pencitraan atas nama keberhasilan memimpin, baik tingkat kabupaten/kota, provinsi hingga Nasional. Tak kalah mengherankan lagi, status pamer-pamer ala pejabat kerap kali bermunculan di Instagram. Di tengah masyarakat yang lapar, masyarakat yang susah, mereka masih saja sibuk dengan pencitraan untuk kuasa. Saya heran, pemerintah sibuk pamer keberhasilan ditengah banyaknya masyarakat yang tidak punya pekerjaan, atau bahkan dirumahkan akibat pandemi. Belum lagi caption mereka mengatasnamakan...