Pelni & Kelas Sosial
Saya berasal dari keluarga kategori pas-pasan. Namun, dalam kehidupan baik dalam gaul dengan orang kelas menengah ataupun kelas elit, saya tidak pernah dibeda-bedakan. Dalam tiap pergaulan, saya bisa menyesuaikan diri dengan mereka. Satu hal yang ingin saya sampaikan, perbedaan kelas selama hidup hanya saya temui dalam buku pelajaran IPS, tidak pernah dalam kehidupan "nyata". Itu sebelum saya melakukan perjalanan Jakarta-Medan menggunakan Pelni. Sebenarnya, tidak asing lagi bagi saya menggunakan kapal laut. Sedari dahulu saat kecil ketika bapak medik ke Lombok, kami menggunakan kapal laut. Begitulah pula saat MTs, MA hingga kuliah, saya sangat sering pulang menggunakan kapal. Walau sesekali menggunakan pesawat, tergantung dompet saja. Hhe Karena biasa menggunakan kapal, saya menilai semua bentuk penyebrangan kapal, kemanapun sama saja. Dia yang kaya, menengah maupun kelas bawah diperlakukan sama saja. Tetapi tidak, dalam perjalanan ke Medan bersama seorang kawan. Kami memilih...