Si (Desa) Budak Kota, Begitu & Akan Selalu Begitu
Tidak bisa dipungkiri lagi, jika membangun negara atas prinsip pertumbuhan berbasis politik ekonomi, akan banyak menghasilkan korban. Terutama korban akibat kesenjangan. Namun sayangnya, otak politisi kita dipenuhi oleh materi yang selalu melihat kemajuan berdasarkan logika pertumbuhan. Sehingga tak jarang rakyat dikorbankan. Banyak contoh disekitar kita, Wadas misalnya, menjadi bukti keagungan pertumbuhan ekonomi, rakyat hanya selalu jadi korban. Begitu dan ajan terus begitu. Dilain sisi, jika bicara kesejahteraan, barangkali sudah menjadi rahasia publik, bahwa kesenjangan hadir dominan dibandingkan kesejahteraan. Desa dan kota menjadi cermin baik bagi kita. Ismail Hadad dalam tulisannya di Prisma mengungkapkan bahwa, kesenjangan pembangunan kota dan desa (baik fisik maupun SDM) dikarenakan prioritas diletakkan pada bidang pembangunan pertanian saja, dus berarti untuk daerah pedesaan, namun kenyataan konsentrasi pembangunan fisik dan arus modal terutama kongsi dengan modal masing, leb...